Sebuah Pertanyaan Untuk Halal
Tetap di hari Kamis ke-1, Nur dan Rustam saling menggenggam, entah angin apa yang membuat genggaman itu menjadi lama. Waktu pun serasa berhenti, Wulan yang melihat hal tersebut langsung "berdehem". Nur dan Rustam tersadar, seketika itu juga keduamya segera "melepaskan tangan" karena sadar belum muhrim, menambah kecanggungan yang manis setelah ketegangan mereda. Nur merasa kehangatan tangan Rustam seolah masih tertinggal di jemarinya. Wulan pura-pura nggak lihat, "Mesin berasap, kok di sini malah adem, ya?" Nur dan Rustam menjadi canggung karena malu. ----- Karena kehebohan akibat ada masalah di gedung pengolahan, Rustam pun lolos masuk gedung, padahal Nur sudah berusaha menahannya agar tidak ke gedung itu. Rustam melihat mesin sausage filler yang sudah tidak berasap, dan kali ini sedang dibenahi oleh beberapa karyawan teknisi. Tanpa sengaja kaki Rustam menginjak sosis yang baru jadi tergeletak di lantai. Nur yang ada di sampingnya tak bisa berbuat apa-apa,...